+62 (21) 426-2125 / 0818216000 (call only) jakarta@postiga.co.id

Saat musim hujan suasana akan terasa berubah bukan hanya suhu udara. Tapi, akan ada jenis serangga tertentu yang akan muncul. Keadaan yang lembap ketika sering hujan menyebabkan serangga itu keluar dari sarangnya.

Berikut Beberapa Jenis Serangga yang Sering Muncul Saat Musim Hujan:

  1. Nyamuk
    Nyamuk merupakan serangga yang paling sering keluar ketika hujan turun. Mengutip Ortho, nyamuk akan mencari genangan air. Di genangan air itu proses nyamuk berkembang biak. Maka, jika lama ada genangan air jernih akan muncul jentik-jentik alias anak nyamuk.
  2. Semut
    Diberitakan Helpling, semut umumnya ditemukan di sekitar rumah di musim apa pun. Namun, serangga ini mungkin akan lebih sering terlihat saat musim hujan. Cuaca ekstrem menghancurkan sarang dan sumber makanan mereka di sarang bawah tanah. Akibatnya, mereka naik mencari tanah kering dan makanan di rumah manusia.
  3. Kecoak
    Seperti semut, kecoa juga masuk ke rumah saat musim hujan untuk mencari makanan dan tempat berlindung. Kecoak paling tertarik pada area yang kotor dan gelap seperti tempat sampah, lemari, atau bahkan langit-langit rumah.
  4. Lalat
    Dilansir dari Stuff, lalat rumah dan lalat buah berpotensi besar muncul lebih banyak pada bulan Januari dan Februari saat musim hujan. Setelah hujan reda dan cuaca tidak berangin, lalat akan mudah menemukan jalan masuk ke dalam rumah. Serangga ini menyukai cuaca hangat dan lembap.
Anti Rayap Murah Profesional

Anti Rayap Murah Profesional

Untuk mengatasi dan mencegah gangguan di dalam rumah, berikut cara mengusir serangga yang muncul di musim hujan:

1. Tutup celah di rumah Celah yang ada di pintu, dinding, bahkan lantai menjadi tempat masuk bagi serangga. Karena itu, perlu ditutup menjelang musim hujan. Gunakan dempul atau semen untuk menutup setiap celah yang ditemukan di sekitar tempat tinggal.

2. Perhatikan ventilasi udara Serangga bisa masuk rumah melalui lubang ventilasi. Namun, ventilasi diperlukan untuk aliran udara. Sebaiknya, pasang jaring atau lapisan di ventilasi di rumah. Cara ini juga mencegah hewan pengerat dan hama lain masuk rumah.

3. Bersihkan rumah. Serangga menyukai rumah yang berantakan sebagai sarang dan tempat persembunyian. Segera buang kotak dan tumpukan koran yang tidak digunakan. Simpan cucian di keranjang pakaian. Pastikan lantai bersih dan selalu simpan barang setelah digunakan.

4. Cuci wadah bekas air Kaleng daur ulang atau botol bekas air menjadi tempat ideal bagi sarang serangga. Ini karena benda tersebut basah dan lembab. Pastikan selalu bilas dan keringkan kaleng minuman, botol, dan kaleng makanan agar tidak menarik serangga.

5. Bersihkan genangan air Genangan air menjadi sumber minum dan tempat berkembang biak serangga terutama nyamuk. Perhatikan genangan air di sekitar rumah dan halaman. Usahakan segera bersih dan keringkan genangan air.

6. Tanam tanaman pengusir serangga Beberapa tanaman merupakan pestisida alami serangga. Tidak hanya mencegah masuk rumah, tanaman ini bisa membasmi hama. Karena itu, pertimbangkan menanam tanaman pengusir serangga di halaman ataupun dalam pot untuk disimpan di dalam rumah.

7. Jaga perabotan kayu tetap kering Kayu merupakan makanan bagi rayap. Kayu lembap akan menarik rayap yang bisa menggerogotinya hingga lapuk. Selalu pastikan perabotan kayu di rumah dalam kondisi kering. Oleskan juga cairan insektisida untuk melindunginya.