3. GUNAKAN PELAPIS KAYU

Cara mencegah kayu dimakan rayap selanjutnya bisa dengan menggunakan pelapis kayu, terutama bagi berbagai jenis produk kayu mebel, kusen, dan lain sebagainya sejenisnya. Jenis pelapis ini ada banyak sekali jenisnya, mulai dari pelapis anti hama, cat biasa, pelitur, hingga vernis yang bisa digunakan sebagai repellent rayap.

Untuk mengaplikasikan produk pelapis ini biasanya dilakukana ketika sebelum dan sesudah membuat mebel, yakni dengan cara menyemprotkan cairan anti rayap sebelum dibuat menjadi kerajinan, lalu di lapisi cat tambahan setelah kerajinan selesai dibuat.

Saat ini beberapa produk cat juga sudah memiliki kandungan anti rayap. Cara mencegah kayu dimakan rayap ini bisanya disebut dengan metode pra dan pasca konstruksi, yang tidak lain metode ini untuk mencegah datangnya rayap sebelum dibuat dan melindungi permukaan setelah selesai dibuat.

 

4. MERENDAM KAYU DI LUMPUR

Salah satu jenis kayu yang biasanya menggunakan metode ini adalah jenis kayu jati. Mungkin Anda cukup heran, sebab jati terkenal dengan kekuatannya dan kayunya juga anti terhadap serangan rayap. Ya, memang jati sangat kuat dan kokoh.

Namun, ternyata jati memiliki masalah yang sering menerpa, yaitu penyakit kayu jati yang membuat permukaannya jadi tak baik dan justru tingkat keawetannya berkurang. Untuk menghindari hal ini, maka Anda bisa merendam kayu jati di dalam lumpur kurang lebih selama setengah tahun, sebelum akhirnya dibentuk menjadi berbagai produk kerajinan.

 

5. MERENDAM KAYU DI SUNGAI

Cara terakhir bisa dengan merendam kayu balok maupun kayu gelondongan di sungai, yang merupakan cara tradisional dalam mengawetkan dan meningkatkan kualitas kayu. Sebenarnya tujuan dari perendaman kayu di sungai ini agar kayu menyerap air, lalu memicu keluarnya zat ekstraktif yang akan larut bersama air, seperti nitrogen, glukosida, tanan, serta zat warna kayu.

Metode ini juga umum dikenal dengan nama fermentasi berantai. Dimana proses fermentasi berantai ini akan menghasilkan asam organik, gas, serta alkohol dan juga menurunkan kadar air di dalam kayu. Selain itu, kandungan pati kayu yang memang merupakan sumber makanan perusak seperti rayap juga akan menurun, karena zat tersebut larut ke dalam air. Itulah mengapa cara mencegah kayu dimakan rayap ini cukup efektif, sebab minat serangga perusak seperti rayap untuk memakan kayu menjadi berkurang.