Saat ini di sosial media maupun media online ramai diberitakan soal banyaknya ular yang masuk ke lingkungan rumah warga. Hal ini sebenarnya disebabkan oleh datangnya musim bertelur, kerusakan habitat alami serta ketidakseimbangan ekosistem dimana berkurangnya populasi pemangsa alami ular seperti biawak air (Varanus salvator), garangan (Herpestes javanicus), dan elang ular bido (Spilornis cheela) akibat perburuan manusia itu sendiri.

Salah satu jenis ular yang jadi momok bagi warga adalah ular kobra. Dilansir LIPI, secara ekologi ular kobra termasuk spesies yang mempunyai daya bertahan hidup yang tinggi. Walaupun lahan bagi populasi kobra semakin menyempit, ular kobra masih mampu bertahan di lingkungan urban atau semi urban.

Mengingat keberadaan ular yang begitu dekat dengan pemukiman, bukan hal aneh jika banyak dari kita takut dan menaruh rasa waspada tiap hari. Apalagi jika tinggal di dekat, rawa, hutan, atau tempat lainnya yang identik dengan habitat ular.

Terdapat kurang lebih 3000 spesies ular yang tersebar di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, konon sekitar 10 persen adalah ular berbisa. Pada umumnya, mereka juga menghindar saat bertemu manusia. Namun saat ular tiba-tiba ada di rumah dan kamu panik, bukan tak mungkin binatang tersebut juga panik dan melindungi diri dengan cara menyerang balik.

 

Berikut Cara Pencegahan Agar Ular Tidak Masuk ke Rumah Kita :

 

1. Jangan membiarkan rumput halaman meninggi

Jangan biarkan rumput di halaman rumah kamu meninggi. Ular suka dengan semak belukar semacam ini, sebaliknya ia cenderung menghindari melewati rumput yang pendek karena secara naluri ia akan merasakan adanya potensi bahaya.

Rumput yang pendek akan membuatnya terlihat oleh predator alaminya. Secara naluri mereka memiliki kewaspadaan terhadap predatornya.

Artikel Lainnya:  6 Fakta Unik Rayap

Selain itu, rumput yang pendek juga akan mempermudah kamu menemukan keberadaan ular.

Tak hanya rumput, bersihkan pula ranting-ranting pohon yang menjalar terutama jika dahannya menempel ke atap rumah. Bisa saja ini digunakan ular sebagai 'jembatan' untuk masuk ke lingkungan yang belum pernah didatangi.

Perlu diperhatikan bahwa ular sangat menyukai semak belukar lantaran ia pun akan merasa aman berada di lingkungan seperti itu.